Inspektur cilik SDN 2 Kaligung Kec. Blimbingsari sedang beraksi memeriksa jajanan sekitar sekolah.
Inspektur cilik SDN 2 Kaligung Kec. Blimbingsari sedang beraksi memeriksa jajanan sekitar sekolah.
Home / News / Pemkab Banyuwangi Siapkan SDM Unggul Semenjak Dini

Pemkab Banyuwangi Siapkan SDM Unggul Semenjak Dini

Inspektur cilik SDN 2 Kaligung Kec. Blimbingsari sedang beraksi memeriksa jajanan sekitar sekolah.
Inspektur cilik SDN 2 Kaligung Kec. Blimbingsari sedang beraksi memeriksa jajanan sekitar sekolah.

MCFMBWI.COM, Banyuwangi – Fokus Pemerintah Kabupaten Banyuwangi  dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) terus ditingkatkan. Tidak hanya berorientasi meningkatkan skill dan wawasan yang diberikan saat dewasa saja. Namun, untuk mencetak SDM yang unggul, seseorang harus dipersiapkan sedini mungkin.

“Untuk mencetak SDM yang unggul, ditentukan sejak dini. Mulai dari dalam kandungan hingga masa pertumbuhan harus dijaga secara optimal,” terang Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas seusai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) Banyuwangi, beberapa waktu lalu.

Guna mewujudkan hal tersebut, berbagai program yang berorientasi pada pendampingan ibu hamil akan terus digenjot. Puskesmas sebagai penjaga gawang kesehatan ditingkat paling dasar didorong untuk memberikan pendampingan kepada setiap ibu hamil. Program seperti halnya SAKINA (Stop Kematian Ibu Hamil dan Anak) yang melibatkan partisipasi warga, juga akan direflikasi secara luas di seluruh Kabupaten Banyuwangi.

“Jika bayi yang terlahir ini sehat, maka pembentukan SDM kedepannya akan lebih mudah dibandingkan dengan bayi yang terlahir dalam kondisi asupan gizinya kurang selama proses kehamilan,” cetus Anas.

Selain itu, yang menjadi perhatian Bupati Anas dalam pengembangan SDM berbasis kesehatan ini, adalah masa tumbuh kembang anak. Maraknya anak-anak yang mengidap penyakit serius karena pola konsumsi yang tidak sehat menjadi atensi serius.

“Anak-anak yang mengkonsumsi jajanan yang tidak sehat dan banyak mengandung bahan kimia yang berbahaya, ini tidak hanya bahaya bagi kesehatan anak, tapi juga bisa mengancam tumbuh kembang otaknya,” ungkapnya.

Untuk mengatasi problematika tersebut, Banyuwangi membentuk Satgas PAMAN TAK RESAH (Pemeriksaan Makanan Jajanan Tak Beracun, Enak, Sehat, Aman dan Higienis). Tugas dari satgas tersebut, adalah mengkosolidasikan keterjagaan jajanan di lingkungan sekolah yang bisa mengancam kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak yang mengkonsumsinya.

Satgas yang gabungan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi tersebut, tidak hanya melibatkan guru dalam mengawasi dan mengedukasi tentang jajanan sehat di lingkungan sekolah. Tapi, juga melibatkan anak-anak secara langsung.

“Ini pengembangan dari program “Inspektur Cilik” yang telah dilaunching beberapa waktu yang lalu. Kini, para inspektur yang terpilih itu dibekali berbagai pengetahuan sederhana untuk mengidentifikasi jajanan yang sehat dan tidak,” terang Anas.

Inspektur Cilik sendiri merupakan program yang melibatkan siswa di sekolah untuk mengawasi teman sebaya dalam mengkonsumsi jajanan di sekolah. Mereka bertugas untuk mengingatkan teman-temannya agar tidak membeli jajanan yang tidak sehat.

Lebih lanjut, Anas mengharapkan, dengan kampanye prilaku hidup sehat dan bersih tersebut tidak hanya berhenti pada anak-anak. Akan tetapi dapat terus berkembang kepada orang dewasa. Menurutnya, dengan pola hidup sehat dan bersih akan menekan prosentase keterjangkitan penyakit berbahaya.

Dengan pola hidup sehat dan bersih yang berlaku di masyarakat, diharapkan mampu mencegah penyakit berbahaya yang diidap oleh masyarakat. “Seberapapun besarnya anggaran kesehatan yang disediakan pemerintah, jika masyarakat prilaku hidupnya tidak sehat, maka tidak akan cukup untuk memberikan pengobatan,” pungkasnya.

About MC FM

Check Also

IMG-20170919-WA0004

Serah Terima Operasi Bandara Banyuwangi ke Angkasa Pura II Ditargetkan Tuntas Oktober Mendatang

MCFMBWI.COM, JAKARTA – Rencana pengelolaan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, oleh BUMN PT Angkasa Pura II (Persero) terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *