IMG-20170611-WA0048
Home / News / Menteri Sosial Khofifah Serahkan Bantuan PKH Non Tunai di Banyuwangi

Menteri Sosial Khofifah Serahkan Bantuan PKH Non Tunai di Banyuwangi

IMG-20170611-WA0048MCFMBWI.COM, BANYUWANGI – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa secara simbolis menyerahkan bantuan sosial non-tunai Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 350 keluarga penerima manfaat (KPM), Minggu 11/6/2017, di kantor Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

Khofifah mengatakan, bentuk non tunai ini merupakan pertama kalinya di Banyuwangi. Sebelumnya, Banyuwangi tercatat sebagai penerima bantuan tunai.

Selain itu, Mensos yang didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, juga memberikan hadiah pada 10 siswa berprestasi anak dari penerima PKH.

Khofifah mengatakan, bansos yang diberikan pemerintah dalam bentuk non-tunai merupakan wujud nyata kepedulian dari pemerintah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Bantuan ini diberikan kepada keluarga kurang mampu, juga bagi ibu hamil untuk perbaikan gizi dan bantuan untuk membiayai kebutuhan anak sekolah di keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Mensos juga meminta, bantuan yang bisa dicairkan melalui bank pemerintah itu digunakan dengan bijak agar tepat sasaran sesuai program Kemensos.

“Begitu uangnya dicairkan, jangan digunakan untuk membeli barang atau kebutuhan konsumtif lain. Jangan dihabiskan untuk Lebaran, karena sejatinya dana tersebut untuk kepentingan sekolah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Anas mengapresiasi kunjungan Mensos tersebut. Anas mengatakan, melengkapi program PKH, Banyuwangi juga mengembangkan program inovatif dalam mendukung pengentasan kemiskinan.

“Kami telah membentuk UGD Kemiskinan yang merupakan payung dari program kemiskinan. Dalam program tersebut, setiap aduan masyarakat mulai rumah yang tidak layak huni, butuh bantuan kebutuhan primer, kesehatan, hingga anak-anak putus sekolah harus diselesaikan dengan cepat. Berkat program-program yang sinergis dengan pusat, kini angka kemiskinan di Banyuwangi menurun lagi menjadi 8,79 persen,” ujar Anas.

Bupati Anas melanjutkan, penyelesaian masalah kemiskinan tersebut tidak lagi harus diselesaikan di tingkat kabupaten, tetapi sudah didelegasikan ke tingkat desa.

“Banyak mandatory yang kami limpahkan ke desa, ini juga seiring dengan meningkatnya dana transfer ke desa,” jelas Anas.

Jumlah penerima kartu PKH yang diserahkan Mensos hari ini sebanyak 350 penerima, untuk pencairan tahap satu dan dua sebanyak Rp 1 juta per penerima manfaat. Total penerima manfaat PKH di Banyuwangi mencapai 38.208 KPM.

Jumlah bantuan selama setahun sebanyak Rp1.890.000 per penerima manfaat dengan periode pencairan empat kali.

About MC FM

Check Also

IMG-20170919-WA0004

Serah Terima Operasi Bandara Banyuwangi ke Angkasa Pura II Ditargetkan Tuntas Oktober Mendatang

MCFMBWI.COM, JAKARTA – Rencana pengelolaan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, oleh BUMN PT Angkasa Pura II (Persero) terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *